Kamis, 13 Juli 2017

Assalamualaikum Melbourne :)

Kalau saya harus memutar waktu dan mengingat sekitar dua tahun silam, ketika saya sedang melamar universitas-universitas di Australia melalui sebuah agency di kota malang, maka saya akan dapati usaha yang telah saya lakukan sekeras-kerasnya berakhir dengan cerita yang tak pernah disangka seperti sekarang. Yups.. Melbourne, finally I'm here. Dulu, ketika melamar beasiswa lpdp ada aja sebuah halangan (seperti yang saya ceritakan di tulisan-tulisan sebelumnya) yang jika saya menuruti halangan itu, pupus sudah, sebaliknya jika saya mengkatrol semangat saya sedikit saja, in syaa Allah, Allah akan memudahkan perjalanan saya (seperti itulah prinsip saya saat itu), innama'al Usri yusroo, innama'al usri yusroo, dan in syaa Allah semua niat baik akan Allah mudahkan untuk prosesnya :).

lanjut..
setelah Alhamdulillah akhirnya saya dinyatakan lulus pada tanggal 10 Desember 2015, saat itu saya sangka perjuangan ini telah berakhir, namun ternyata salah besar, saya malah menemukan kerikil kerikil besar yang harus di lewati disepanjang perjalanan demi mendapatkan LoA unconditional dari Universitas impian saya: Monash University. Tak lain, IELTS. hampir 1 tahun lamanya saya berkutat dengan IELTS. dan akhirnya saya dinyatakan lulus dengan skor pas-pas an di kali ke 3 ujian.
Lagi-lagi saya bersyukur tak habis-habisnya bisa melewati masa-masa sulit belajar IELTS, ya memang belajar IELTS mungkin bukan sesuatu yang susah bagi sebagian orang. Tapi, personally, saya pernah merasa stress dibuatnya. benar-benar merupakan batu besar bagi saya ketika saya harus menyelesaikan soal- demi soal yang berkaitan dengan bahasa. Bahasa indonesia saja saya harus ber-strunggle untuk memahaminya dan harus tahan dengan olokan-olokan teman karena sering kebingungan membuat dan memahami sebuah kalimat, saat saya masih SMP (itu dulu saat masih kecil) :D.

Dan, akhirnya saya bisa melewati itu semua, yang terpenting adalah doa dan terus berusaha. Allah tidak akan membiarkan kita susah terus.. :) but, I also believe that the next will be more challenging.

Sekarang saya duduk bersama teman-teman lintas negara, yeah, it is melbourne....... monash university, dream comes true. entah sudah berapa kali saya menangis ketika jalan-jalan keliling kampus. alay juga ya sebenernya. Malu? iya juga sih, mungkin dikira orang saya habis dimarahin dosen kali ya hehe. tapi serius loh :D. Rasa-rasa nya Allah begitu dekat, semua yang saya minta pasti Allah berikan. jadi kalau punya hajat apapun, minta deh kepada yang punya segalanya..pasti dikasih :)